Sejak kecil, Ningrum harus menghadapi pandangan negatif warga setempat karena ibunya, Handini, santer dikabarkan memiliki banyak pria sebagai syarat untuk menikah. Kematian seorang teman dekat Handini membuat keluarganya semakin dikucilkan dan dipojokkan oleh warga. Hidup Ningrum menjadi semakin tidak tenang setelah pria yang diam-diam dicintainya, Jalu, terjebak menjadi korban baru Handini. Ningrum harus berjuang melawan berbagai teror gaib. Ia mendapatkan petunjuk dan meminta bantuan seorang kiai yang memberinya sebuah tombak sakti yang dapat digunakan untuk memusnahkan ilmu hitam dari muka bumi.





